Sabtu, 05 November 2011

Latihan Kerja di Polres Lumajang

Bergetar rasanya, pertama menginjakkan kaki di tanah Lumajang,
yang ku ingat pertama disini perasaan yang kurasa bercampur aduk, interest, penasaran, senang, susah, suka duka, asam manis, soda gembira, mpek-mpek palembang, rawon nguling, dan tahu gejrot..ehm.. maklum, siapapun yang melakukan perjalanan panjang dari semarang surabaya lanjut Lumajang memerlukan tambahan energi BBM Padat yang memadai juga.
tapi yang pasti, kami diterima dengan amat sangat ramah dari Kapolres Lumajang AKBP. Tejo Widjanarko S.Ik, terpampang LED depan pintu Polres "SELAMAT DATANG DI POLRES LUMAJANG" saat itu pukul 15.14, dan langsung mendapat mandat tugas dari beliau agar kami selalu diberikan kegiatan agar benar-benar mendapat manfaat dari Latihan Kerja (yag terakhir) ini.

Dengan didampingi Perwira dari Akpol IPTU Yunita Natalia Rungkat Amd. IK malamnya kami langsung merapat ke Polres semuai arahan beliau, bersama Kanit Pidana Umum Reserse Lumajang, Senior saya IPDA Eki Ayatullah Mufaqih,mandapat arahan dari Kasat Reskrim AKP Kusmindar SH, M.H. Oleh beliau kami diberi "Kasus" untuk ditangani dan dilakukan oleh TKP (tempat kejadian perkara).

Dengan berbekal teori dan pembelajaran di kampus, kami dari  "Tim Olah TKP Taruna" siap dan selalu siap,,

selain latihan menjadi penyidik reserse, ada juga bentuk latihan pengaturan jalan tiap pagi, yang biasa di daerah Lumajang disebut "Poros Pagi"

 Sebagai calon pelayan pengayom dan pelindung masyarakat, taruna juga dibekali keterampilan dalam menyampaikan pesan-pesan moral dalam bentuk penyuluhan, diantaranya adalah pemberian materi tentang Bahaya narkoba, Kenakalan remaja dan Tertib berlalu lintas, salah objeknya adalah kepada para siswa-siswa SMAN 2 Lumajang, 

POLSANAK [Polisi Sahabat Anak]  =3

3 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. wah,taruna juga bisa ramah ma anak2..
    good job...

    itu kasuh apa?kasus beneran ato cm simulasi?....kog banyak darahnya..

    BalasHapus
  3. itu ada rekonstruksi berdarahnya, Kang ? -_-

    BalasHapus